Kamis, 26 Mei 2011

TABRAKAN BERUNTUN 3 TRUK DI JALAN BARU

Tabrakan Beruntun, Jalan Solok-Padang Macet Total
Posmetro Padang  Berita Peristiwa  Kamis, 26/05/2011 - 15:51 WIB  Eri Viko  40 klik
Tabrakan beruntun melibatkan tiga truk dan satu sepeda motor mengakibatkan macet total diruas jalan Solok-Padang tepatnya di jalan Baypass, Cupak, kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok, tadi Kamis (26/5) siang. Akibatnya meski tidak menimbulkan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, arus lalu lintas dari arah Solok menuju Padang dan sebaliknya terpaksa dialihkan sementara ke jalur alternatif via pasar Cupak.

Dari informasi yang berhasil dirangkum POSMETRO di lokasi kejadian menyebutkan, tabrakan beruntun yang terjadi dijalan lintas sumatra tepatnya di kawasan tugu Cupak berawal ketika dua truk dari arah padang masing-masing truk dengan nopol BA 8205 PU yang dikemudikan Eka (26) yang tercatat sebagai warga Lubuksilasih, kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok dan truk dengan nopol BA 9909 B yang dikemudikan Ramon (28) warga Salayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok terlihat melaju searah dari arah Padang menuju Solok.
    
Saat melintasi dijalur Solok-Padang tepatnya ditikungan dikawasan tugu Cupak, tiba-tiba truk yang dikemudikan Eka dihantam truk yang ada dibelakangnya sehingga truk naas dengan nopol BA 8205 PU tersebut terbalik dengan posisi rebah kuda.

Belum lagi sempat diselamatkan dari arah berlawanan sebuah truk dengan nopol BH 8659 FU yang diketahui dikemudikan Ismet (50) juga melaju tanpa bisa menghentikan kendaraannya sehingga truk dari arah Solok menuju Padang tersebut ikut terlibat menghantam truk yang dikemudikan Eka. Sebuah sepeda motor dengan nopol BA 4426 HX yang belum diketahui pemiliknya diduga tersengol truk yang mengalami tabrakan beruntun tersebut  sehingga ikut menjadi korban.

Akibat posisi truk naas yang mengalami tabrakan beruntun tersebut melintang jalan, membuat ruas jalan utama menuju Padang dan sebaliknya itu mengalami macet total. Petugas kepolisian dari Mapolres Solok yang mengamankan lokasi kejadian, terpaksa mengalihkan arus lalulintas menuju Padang dan sebaliknya ke jalur alternatif melewati pasar Cupak.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa dalam peristiwa tabrakan beruntun tersebut, namun Eka yang mengalami luka cukup serius dan Remon yang juga mengalami luka ringan terpaksa dilarikan kerumah sakit umum daerah solok untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu truk yang memuat semen dengan posisi terbalik dan melintang jalan sulit di evakuasi petugas karena cukup sarat dengan muatan. Untuk mengevakuasi truk agar tidak menghalangi jalan, sejumlah pekerja terpaksa memindahkan muatan truk berupa semen ke truk lainnya.

Peristiwa tabrakan beruntun yang terjadi di jalur baypass cupak tersebut spontan menjadi pusat perhatian warga dan penguna jalan lainnya yang ingin melihat dari dekat ikut mengakibatklan jalur Solok-Padang bertamabah macet.

Hingga berita ini dilansir, sejumlah pekerja masih terlihat memindahkan muatan truk ke truk lain sebelum truk naas tersebut di evakuasi agar jalur lintas  solok-Padang kembali normal. (*)

Selasa, 24 Mei 2011

Pensi Singkarak Mulai Langka

Pensi Singkarak Mulai Langka
publish : balaipandan komunitas
Danau Singkarak yang dimiliki bersama Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanahdatar, selama ini tak hanya dikenal dengan panorama indahnya saja. Tapi juga spesies ikan spesifik yaitu ikan bilih. Di samping itu, ada satu hidangan yang juga terkenal kemana-mana, yaitu pensi. Namun sayang sekali, beberapa waktu belakangan ini, spesies kerang/lokan air tawar itu mulai menghilang. 

Hal ini tentu saja menyedihkan, karena banyak wisatawan ke Danau Singkarak yang mengkhususkan diri berburu hidangan pensi. 

Menyikapi kondisi ini, sudah saatnya pemerintah Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanahdatar harus segera mencari solusi terbaik. Sehingga, populasi pensi di Danau Singkarak tersebut tidak punah di danau terbesar di Sumbar ini.

Salah seorang pengunjung Danau Singkarak, Fitri (42) menyatakan dirinya bersama suami dan tiga anaknya khusus datang dari Kota Padang untuk menikmati hidangan pensi. Ia menyatakan hal itu disebabkan selama ini hidangan pensi Singkarak terkenal lezat. 

"Setiap kali ke Danau Singkarak, saya selalu mencari pensi. Tidak hanya namanya yang enak didengar, tapi juga rasanya yang sangat spesifik. Dibanding hidangan pensi ataupun langkitang dari daerah lain, pensi di Singkarak memiliki rasa yang sangat khas. Namun sayangnya, saat ini pensi semakin sulit ditemui di sini (tepi Danau Singkarak, red). Bahkan telah banyak beredar kabar sejumlah pensi di sini didatangkan dari daerah lain. Kalau hal itu benar-benar terjadi, maka pensi Singkarak bisa saja ditinggalkan," ujarnya. 

Fitri juga menyatakan terjadinya kelangkaan pensi di Danau Singkarak bukan disebabkan oleh banyaknya masyarakat yang berburu hidangan pensi. Ia memperkirakan rusaknya ekosistem di pinggiran Danau Singkarak lebih menjadi penyebab yang kuat. Ia mencontohkan, beberapa tahun lalu, hidangan pensi dengan mudah ditemui di pinggiran Danau Singkarak. Meski saat itu, penikmat pensi sangat banyak, namun penjual hidangan pensi tersebut tetap bisa mencukupi permintaan. Namun sekarang, saat penikmat tidak sebanyak dulu, keberadaan pensi malah semakin langka.

"Saya rasa, rusaknya ekosistem di pinggiran Danau Singkarak lah yang menyebabkan pensi semakin langka. Kalau dulu, saat bermain di tepi singkarak, kita dengan mudah menemukan pensi hidup. Namun sekarang, tepian danau telah kotor dan keberadaan pensi semakin sulit ditemui. Sebaiknya Pemkab Solok dan Tanahdatar segera menyikapi hal ini. Jika tidak, bukan tidak mungkin spesies pensi akan benar-benar hilang dari Danau Singkarak," harapnya. (*)

Kamis, 19 Mei 2011

KA LAPAS LAIANG SOLOK KETEMU ANAK DI BAWAH UMUR DI RUTAN......

Ditulis oleh Mingguan BAKINNews   
Jumat, 13 Mei 2011 08:40
“Mau Ndak Jadi Walikota? Tapi…..”Solok (Sumbar), BAKINNews---Ada yang menarik dalam rangkaian acara pisah sambut Kalapas II/B Laing Solok dari Elly Yuzar kepada penggantinya Sofyan. Elly Yuzar untuk selanjutnya menempati posnya yang baru di Lapas Muaro Padang, sedangkan Sofyan sebelumnya berasal dari Lapas Lubuk Sikaping Pasaman Timur. Sebelum acara dimulai, Walikota (Wako) Solok, Irzal Ilyas Dt Lawik Basa didampingi Kalapas Elly Yuzar, sejumlah pejabat lainnya, unsure  Muspida serta Koordinator HAMMAS Romeyzar menyempatkan diri meninjau setiap sudut dan ruangan lapas.
Ketika berada di setiap sudut/ruangan, Wako Irzal senantiasa bertanya atas apa yang disaksikannya. Dia sempat heran ketika mendapati ada napi yang telah lansia dan tengah berbaur rilek dengan napi lainnya yang lebih muda diluar ruangan. Menanggapi hal ini, Kalapas Elly mengatakan lapas ada menyediakan khusus ruang untuk napi lansia ini, disamping juga ada ruang khusus untuk napi wanita.
 Dari situ, pertanyaan kembali muncul ketika berada di ruang (tidur) para napi. Irzal menanyakan apakah di ruang tersebut berlaku hukum rimba. Artinya, yang kuat menindas yang lemah atau yang lemah harus patuh mengikuti kemauan yang kuat. Atas pertanyaan ini, Kalapas Elly Yuzar menegaskan perilaku demikian tidak ada di lapas II/B Laing. Selain adanya pengawasan dari petugas lapas, juga dia menambahkan para napi diberikan bekal agama yang cukup dan wajib sholat 5 waktu.
Lalu sampai di ruang dapur, Wako sempat memuji suasana dan kondisi dapur. Menurutnya, ruang dapur yang digunakan untuk tempat memasak kebutuhan makan-minum napi sangat bersih. Bahkan, peralatan dapur terlihat ada yang modern. Dari hilir mudik antar ruang tersebut, Wako Solok Irzal Ilyas dan rombongan di tengah perlintasan mendapati pula sekumpulan napi tengah menonton televisi di ruang terbuka.  Kumpulan napi ini sepintas terkesan biasa-biasa saja, sehingga bagi anggota rombongan lainnya tak menjadi perhatian betul. Tapi  Irzal justeru menangkap ada yang tidak biasa dari kumpulan itu. Seketika, dia memanggil salah seorang napi dari kumpulan dimaksud.
Karena dirinya dipanggil, sang napi lantas berdiri dan mendekat . Seketika tampaklah sosok anak dibawah umur. Irzal langsung mengulurkan tangannya menjabat tangan sang anak. Ketika ditanya apa kasusnya, dia mengaku telah mencuri uang warnet Rp. 23 juta. Pencurian tidak dilakukan sendirian, melainkan bersama 3 orang teman sebayanya yang lain. Bahkan, salah seorang diantaranya jauh lebih kecil umurnya, sehingga memancing Wako kembali bertanya, “Kan lai sekolah? Kampuang dima?” Menanggapi tanya Wako, dia mengatakan sambil masih sempat berseloroh, “Lai alun, Pak. Dari Cupak!” Irzal tersirat terenyuh dan perihatin mendapati kenyataan demikian, lantas dia coba membesarkan hati dan memotivasi anak-anak bawah umur tersebut, “Mau ndak jadi Walikota? Tapi harus sekolah yang rajin sampai tuntas setelah bebas dari hukuman”. BIN 868

Rabu, 18 Mei 2011

Lado Maha Urang Kampuang Ta Pakiek....Lado Murah Urang Ladang yang Tapakiek

balaipandan komunitas
 Kab. Solok
Harga Cabe Terus Merosot, Petani Menjerit
Posmetro Padang  Berita Ekonomi  Rabu, 18/05/2011 - 16:11 WIB  Eri Viko  144 klik
Cabe
Harga cabe terus merosot dan membuat para petani cabe mulai “mamakiak”. Jangankan berbicara untung, modal saja tidak kembali semenjak harga cabe terus turun dipasaran.

Menurut Yudi (35) warga Gunung Talang yang menderita kerugian dengan anjloknya harga cabe dipasaran, dengan harga cabe seperti sekarang ini, dipastikan banyak petani cabe yang mendrita kerugian.

Dari hasil penjulan cabe sebesar Rp 6000 hingga Rp 7000,-per kilogramnya ditingkat petani, menurut Yudi belum mengembalikan modal petani  dalam menanam cabe. Bahkan meski tiga kali hasil panen cabe dijual, belum menutupi ongkos menanam cabe belum lagi biaya perawatan cabe.

Bahkan Yudi mengaku disaat harga cabe melambung tinggi, dirinya tidak sempat menikmati harga cabe yang mencapai Rp 60.000,- perkoligrmanya itu karena saat itu dirinya bercocok tanam padi. Namun karena harga cabe kala itu masih tinggi, masih banyak para petani yang memilih bertanam cabe ketimbang berkebun lainnya termasuk Yudi.

Namun saat panen harga cabe dipasaran tidak seperti yang dibayangkan. Harga cabe terus melorot tajam sehingga para petani mulai menderita kerugian. Belum lagi cuaca yang tidak menentu seperti sekarang ini, memaksa para petani cabe mengeluarkan ongkos lebih untuk merawat tanaman cabe mereka.

Kondisi harga cabe yang terus menurun disatu sisi membawa keberuntungan bagi para konsumen karena harga cabe tidak memberatkan kebutuhan keluarga merekja. Namun dengan harga cabe seperti sekarang ini dan diperkirakan terus turun giliran para petani yang menjerit karena menderita kerugian atas usaha mereka. (*)

Kamis, 12 Mei 2011

BARAJA DARI "KABODOHAN" UMAR BIN KHATAB

Belajar dari "Kebodohan" Umar bin Khatab

Oleh : Agustiar Nur Akbar
Publish by : Balaipandan Community 

Kita tentu tidak asing dengan Umar bin Khatab salah satu dari empat khalifah ternama masa sepeninggal Rasulullah SAW. Umar pun terkenal dengan ketegesan dan kelembutan hatinya. Bahkan Rasulullah SAW bersabda, “Seandainya ada nabi sesudahku maka ia adalah Umar bin Khatab”. (H.R Tirmidzi dan Ahmad)



Dikisahkan pernah suatu ketika Rasulullah SAW mendapati Umar bin Khatab sedang menangis kemudian tertawa hampir bersamaan. Ketika ditanya apa gerangan yang menyebabkannya demikian. Umar bin Khatab menjelaskan bahwa ia teringat keadaan dirinya di masa jahiliyah dulu. Kenapa ia menangis, ia teringat ketika masa jahiliyah ia mengubur anak perempuannya hidup-hidup.

Terbayang olehnya seandainya saja anak perempuannya masih hidup. Ia akan bisa bersama mereka. Dan akan mendapatkan cucu yang banyak dari mereka.

Lantas yang membuatnya tertawa adalah ketika di masa jahiliyah ia terbiasa membuat patung-patung berhala. Terkadang ia membuatnya dari gandum dan manisan.

Akan tetapi ketika ia dilanda lapar atau musim paceklik. Maka ia terpaksa mengambil bagian-bagian patung berhala tersebut kemudian memakannya.Mendengar hal tersebut Rasulullah SAW pun turut tertawa.

Dari kisah ini kita bisa mengambil pelajaran yang sangat berharga. Masa jahiliyah dikenal juga dengan masa kegelapan atau kebodohan.

Dimana akal dan hati nurani tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Sebut saja dua hal yang mebuat Umar bin Khatab menangis dan tertawa ketika mengingatnya.

Pada masa jahiliyah perempuan tidak mempunyai harga sama sekali. Bahkan memiliki anak perempuan adalah aib yang besar. Karena dianggap tidak berguna, tidak bisa berperang dan tidak bisa mewariskan kejayaan serta kemuliaan. Bahkan perempuan dianggap sesuatu yang bisa diwariskan. Tak ubahnya seperti barang atau benda mati belaka.

Mengubur anak perempuan hidup-hidup sangatlah tidak manusiawi. Itu karenanya bisa disebut tipikal orang jahiliyah adalah tidak mempunya hati nurani. Akal sehat pun seharusnya menolak akan hal ini. Akan tetapi yang terjadi justru sebaliknya.

Peristiwa kedua, dimana Umar bin Khatab memakan tuhannya yang ia buat sendiri. Jika akal sehat berfungsi sebagaimana mestinya maka akal akan menolak tuhan yang bisa dibuat dan dimakan. Atau tuhan yang bisa dibuat dan dihancurkan.

Setelah Umar bin Khatab memeluk Islam dan menjadi sahabat Rasulullah SAW. Ia menyadari akan kebodohan tersebut. Ia menyesalinya ketika dengan bodohnya ia mengubur anak perempuannya hidup-hidup. Karena itu ia menangis tatkala mengingat peristiwa tersebut. Dan Umar bin Khatab menertawakan kebodohannya. Bagaiamana bisa, dulu ia membuat tuhan yang ia sembah lalu memakannya.

Segala puji bagi Allah SWT, Dzat Yang Maha Esa lagi Maha Agung. Dengan syariat-Nya yang dibawa melalui tangan nabi Muhammad SAW, telah mengeluarkan umat manusia dari kebodohan dan ke-primitif-an. Serta mengajarkan kita untuk menggunakan hati nurani sebagaimana mestinya. Juga mengajarkan kita untuk menjadi manusia yang manusiawi. Wallahu a’lam bish-shawab.

Penulis adalah mahasiswa Indonesia yang kini tengah menimba ilmu di Kairo, Mesir.

Rabu, 11 Mei 2011

LOWONGAN KARAJO KA JAPANG

Disosnaker Buka Lowongan ke Jepang
Padang Ekspres  Berita Sosial  Kamis, 12/05/2011 - 09:55 WIB  Nasrul Tanjung  21 klik
Ilustrasi
Meskipun peluang bagi tamatan SMA/sederajat untuk menjadi PNS sangat tipis, namun kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan masih terbuka lebar. Menyusul dibukanya lowongan kerja ke Negara Jepang, oleh Dinas Sosial Tenaga Kerja, Pemberdayaan Masyarakat (Disosnaker-PM) Kota Bukittinggi.


Bahkan menurut Kabid Pembinaan dan Pengawasan Disosnaker Bukittinggi, Asri Bakar, SH, lowongan tenaga kerja bagi tamatan SMA/sederajat itu tidak saja berlaku bagi warga Bukittinggi, melainkan juga bagi warga yang tinggal di luar Kota Bukittinggi.


"Penerimaan lowongan kerja ke Negara Jepang itu telah dibuka sejak awal bulan Mai 2011 lalu dan penutupan pada akhir bulannya,"kata Asril Bakar, Rabu (11/5) kemarin.


Disebutkan, Disosnaker adalah sebagi tempat perekrutan, setelah itu mereka yang direkrut dilatih terlebih dulu sebelum diberangkatkan ke Jepang, sebagai tenaga teknisi di perusahaan tersebar di Jepang itu,"jelasnya.


Katanya, pembukaan lowongan di Sosnaker Bukittinggi sebagai tempat perekrutan, setelah itu tenaga kerja yang dinyatakan diterima bakal diserahkan PJTKI sebagai penyalur tenaga kerja. Sosnaker yang bekerjasama dengan PJTKI dalam mencarikan lapangan pekerjaan bagi tamatan sekolah yang pengangguran.


"Mencarikan lapangan pekerjaan bagi tamatan sekolah yang menganggur sudah menjadi program Sosnaker sejak dulu. Tahun lalu, Sosnaker juga telah mengirim sejumlah tenaga kerja ke daerah industri di Kepulauan Riau, yaitu Batam," sebutnya.


Ia menyebutkan, pengiriman tenaga kerja ke daerah industri selain ke Negara Jepang yang sedang diprogramkan, terus ada tiap bulannya menimal pengiriman dilakukan kepada 30 orang tenaga kerja.


Peminat dapat memasukkan lamaran ke Sosnaker Bukittinggi. Kepada mereka dilakukan tes tertulis dan lainnya. Bagi yang lulus tes, sebelum dikirim ke perusahaan yang membutuhkan, Sosnaker terlebih dulu melatih tenaga kerja itu selama dua sampai tiga minggu, dengan memperkenalkan apa yang akan mereka kerjakan di perusahaan tempat mereka diterima.


Perusahaan yang menjadi mitra kerjasama Sosnaker di daerah Batam, antara lain PT. Panasonic, PT. Sanyo dan lainnya.

Senin, 02 Mei 2011

MAMBALANJOKAN HARATO NAN DI DAPEK DI JALAN ALLAH SWT

MEMBELANJAKAN HARTA DI JALAN ALLAH SWT

publish by balaipandan community 


Membelanjakan harta di jalan Allah SWT (kita kenal istilah, fisabilillah) adalah satu dari ciri-ciri utama orang-orang mukmin sejati. Dalam hal ini, Allah SWT tidak sekedar memerintahkan melainkan juga memberi motivasi begitu indah, agar kita tergerak untuk melaksanakannya. Sebagai contoh motivasi yang diberikan, salah satunya terdapat didalam Surat Al-Baqarah Ayat 265.

Perumpamaan mereka yang membelanjakan hartanya demi mendapat ridha Allah dan meneguhkan (keimanan) jiwanya adalah bagaikan sebidang kebun ditempat yang tinggi. Ketika ditimpa hujan lebat maka hasil buahnya duakali lipat banyaknya. Jika hujan lebat tidak turun maka hujan gerimispun telah mencukupi. Dan Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan.

Berbicara soal membelanjakan harta fisabilillah tampaknya mudah. Namun demikian, diperlukan kemauan yang cukup kuat untuk melakukannya. Maka dari itu, membelanjakan/menafkahkan (ber-infaq) harta di jalan-Nya dapat memperkuat jiwa dan akhlaq orang yang melakukannya. Lebih jauh lagi, sekecil apapun infaq yang disisihkan dengan penuh ikhlas sudahlah mencukupi untuk meraih ganjaran/balasan yang besar dari Allah SWT.
Dorongan atau motivasi yang diberikan dengan cara lain oleh Allah SWT kepada kita, terdapat didalam Surat Al-Hadid Ayat 7,

Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, dan infaqkanlah sebagian harta yang Allah telah menjadikanmu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman diantara kamu dan berinfaq, bagi mereka itu ada ganjaran yang besar.

Pada ayat ini Allah SWT menjelaskan kepada kita bahwa apapun yang kita miliki, sebelumnya telah pernah dimiliki oleh orang lain. Begitu pula nantinya apa yang kita miliki akan berpindah kedalam kepemilikan orang lain. Begitulah, kita adalah pengelola sementara atas harta itu, dengan kata lain peran kita hanyalah sebagai pemegang amanat. Maka dari itu, kita tidak perlu ragu-ragu dalam membelanjakan sebagian harta yang mana sifat kepemilikan kita atasnya hanyalah sementara. Selanjutnya, dengan ayat ini menjadi jelaslah bagi kita bahwa hanya mereka yang beriman dan menafkahkan hartanya di Jalan Allah SWT sajalah yang kelak akan memperoleh ganjaran yang besar dari Allah SWT. Adapun bagi orang-orang yang tidak beriman, yang membelanjakan hartanya untuk keperluan sosial, kelak di Hari Pembalasan tidak ada balasan baginya atas kebajikan yang telah ia lakukan itu, walaupun di dunia ini beberapa bentuk penghargaan bisa saja diperolehnya.

Allah SWT berfirman didalam Surat Al-Hadid Ayat 10,

Dan mengapa kamu tidak menafkahkan (sebagian hartamu) pada jalan Allah? Padahal Allah-lah yang mempusakai (memiliki) langit dan bumi.

Pada ayat ini juga terkandung petunjuk dan dorongan untuk membelanjakan sebagian harta di jalan Allah SWT. Dorongan itu berupa ajakan untuk merenungi, adakah diantara kita yang memiliki sebagian dari langit? Tentu tidak! Sesungguhnya hanya kepunyaan Allah SWT sajalah seluruh langit itu. Demikian pula dengan apa saja yang di bumi ini semuanya milik Allah SWT, walaupun seringkali kita terbiasa salah-ucap mengatakan, “ mobil saya, rumah saya, ataupun, ini balai pengobatan saya.” Maka dengan firman-Nya yang merangkai kata langit dan bumi, Allah SWT menerangkan kepada kita bahwa, sebagaimana halnya apapun yang di langit adalah milik-Nya demikian pulalah dengan apa-apa yang ada di bumi juga milik Allah SWT. Maka tak perlu kita ada keengganan untuk menafkahkan di jalan Allah SWT, harta yang sejatinya adalah milik Allah SWT. Maka dari itu Allah SWT pun mengundang kita didalam Surat Al-Hadid Ayat 11,

Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya, dan ia akan memperoleh pahala yang banyak.

Apakah yang dimaksud dengan pahala/ganjaran yang besar atau pahala yang banyak? Ini dapat secara baik kita pahami dengan menilik Ayat ke-36 dari Surat An-Naba berikut ini.

Sebagai balasan dari Tuhanmu dan pemberian yang cukup banyak.

Ganjaran Surga jauh melampaui balasan yang patut kita terima atas perbuatan baik yang telah kita lakukan. Jadi, sebagai tambahan dari balasan itu, Allah SWT juga memberikan hadiah yang cukup banyak. Besarnya hadiah ini tergantung kepada keikhlasan dan niatan perbuatan kebajikannya. Itulah yang disebut oleh Allah SWT sebagai pahala yang banyak atau pahala yang besar di berbagai ayat didalam Al-Qur’an. Demikianlah kita akan memperoleh balasan dari Allah SWT, atas harta yang kita pergunakan fisabilillah sesuai dengan niat dan kadar keikhlasan kita pada saat melakukannya.
Anas RA meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Jika seseorang memiliki satu lembah emas, ia takkan pernah merasa puas. Ia akan menginginkan satu lagi lembah penuh emas untuk dimilikinya. Padahal sesungguhnya hanya debu-kuburlah yang bisa memenuhi/memuaskan mulut seseorang.” (Bukhari)

Ubai bin Ka’ab mengatakan bahwa hadits ini begitu sering dibaca-ulang, sampai-sampai kami menyangka itu adalah ayat-ayat Al-Qur’an sehingga Allah SWT mewahyukan Surat At-Takatsur Ayat 1~8.

Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk kedalam kubur. Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu), dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui. Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin. Niscaya kamu benar-benar akan melihat Neraka Jahiim, dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan ‘ainul yaqin (yakin sebab melihat sendiri), kemudian kamupun pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu).

Ibnu Umar meriwayatkan bahwa suatu ketika Rasulullah Muhammad SAW menyampaikan sabda beliau kepada para sahabat, “Dapatkah kamu membaca seribu (1000) ayat Al-Qur’an setiap hari?.” Para sahabat pun berkata, “Siapakah dari kita yang sanggup melakukannya!?.” Rasulullah pun bersabda, “Adakah kamu tak dapat membaca Surat At-Takatsur.” (Al Hakim dan Al Baihaqi)

Dengan demikian berarti bahwa kandungan pesan didalam Surat At-Takatsur itu setara dengan seribu ayat. Adalah kenyataan bahwa kelemahan manusia itu adalah menumpuk-numpuk dan terus menambah harta dalam genggamannya hingga maut menjemput. Sungguhpun demikian, ada kewajiban orang beriman untuk membayar zakat (maal) sebesar 2.5 % (dua setengah persen) dari hartanya. Perlu diingat juga bahwa Allah SWT sering kali menyebutkan perintah Zakat langsung mengikuti perintah Shalat didalam Al-Qur’an. Dengan kata lain, Tidak diterima Allah SWT shalat seseorang sehingga ia bayarkan kewajiban zakatnya. Khalifah Abu Bakar RA adalah sahabat yang terbaik pemahamannya dalam hal zakat. Beliau menugaskan pasukan untuk memerangi mereka-mereka yang menolak membayar zakat walaupun mereka itu masih mengerjakan shalat dan menunaikan puasa.

Allah SWT berfirman didalam Surat Al-Muzammil Ayat 20:

Dan dirikanlah shalat dan bayarlah zakat, dan pinjamkanlah kepada Allah pinjaman yang baik.

Pada ayat ini, Selain memerintahkan kita untuk membayar zakat, Allah SWT juga menganjurkan kita untuk dengan ikhlas menambah lagi belanja kita di Jalan Allah SWT. Ciri-ciri orang yang sungguh-sungguh mukmin banyak disebutkan di berbagai ayat didalam Al-Qur’an. Misalnya, didalam Surat Adz-Dzariat Ayat 17~19 Allah SWT berfirman,

Mereka sedikit sekali tidur diwaktu malam; Dan di akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah). Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang-orang miskin yang meminta dan yang tidak mendapat bagian (tidak meminta).

Begitupun didalam Surat Al-Ma’arij Ayat 24, 25; Allah SWT berfirman:

Dan orang-orang yang didalam hartanya tersedia bagian tertentu, bagi orang (miskin) yang meminta dan orang yang tidak mempunyai apa-apa (yang tidak mau meminta)

" Bagian tertentu" yang dimaksud didalam ayat ini adalah bagian yang telah ditetapkan untuk sepanjang masa oleh Allah SWT dalam bentuk zakat yakni sebesar 2,5 % (dua setengah persen) dari harta kekayaannya. Tersebut pula didalam firman Allah SWT Surat Al-Insaan Ayat 8 & 9,

Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan. Sesungguhnya kami memberikan makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan darimu dan tidak pula (ucapan) terima kasih.

Terkadang kita heran, mengapa Allah SWT menakdirkan Nabi Muhammad SAW terlahir dalam keadaan yatim. Tentunya hanya Allah SWT sajalah yang mengetahui secara sempurna tentang hal ini. Mungkin saja, salah satu alasan adalah Allah SWT berkehendak menanamkan di masa kecil Rasulullah SAW bagaimana rasanya hidup sebagai anak yatim, karena ini merupakan latihan penting bagi beliau yang dikemudian harinya diangkat oleh Allah SWT sebagai Rahmatan lil ‘Alamin (sebagai rahmat bagi alam semesta).

Bimbingan dan Petunjuk Allah SWT berpengaruh amat seketika terhadap para sahabat Rasulullah Muhammad SAW. Sebagai contoh, perhatikanlah firman Allah didalam Ayat ke 92 dari Surat Ali ‘Imran berikut ini.

Tidaklah sekali-kali kamu sampai pada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai.

Begitu mendengar turunnya ayat ini, Abu Thalhah RA bergegas mendatangi Rasulullah SAW untuk menyerahkan kebunnya yang terbaik, disumbangkan untuk kepentingan Sabilillah. Begitu pula dengan Zaid bin Haritsah RA, ia segera menyerahkan kuda terbaik yang dimilikinya.

Saya berdo’a semoga Allah SWT memberikan kemampuan kepada kita untuk membayar Zakat dan mengeluarkan sedekah secara tulus-ikhlas dan teratur dari waktu ke waktu. Amiin.

Selasa, 26 April 2011

Mensyukuri Nikmat Allah swt

Mensyukuri Nikmat Allah swt




“Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An-Nahl: 18)

Segala puji bagi Allah swt yang telah melimpahkan nikmat dan anugerah-Nya kepada kita semua. Anugerah yang kita terima serta nikmat yang tiada tara itu merupakan bukti cinta dan kasih sayang Allah swt terhadap kita. Namun, seringkali kita tidak menyadari nikmat-Nya itu hingga kita lupa untuk bersyukur kepada-Nya.

Sebagai manusia, sudah selayaknya kita bersyukur atas nikmat tersebut. Dan dengan bersyukur, berarti kita telah menyadari nikmat yang diberikan Allah swt. Inilah salah satu faktor yang sekiranya akan membuat manusia lebih mencintai Allah swt. Ketika manusia mencintai Allah swt, ia akan semakin merasa dekat dengan Allah swt dan mensyukuri apa yang telah diberikan oleh Allah swt. Allah swt pun tak segan-segan menambah nikmat-Nya kepada orang yang seperti itu. Sesuai dengan firman-Nya: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu.” (QS. Ibrahim: 7)

Allah swt tidak pernah berpaling dari orang-orang yang mencintai-Nya. Begitupun terhadap orang-orang yang membutuhkan-Nya. Maka dari itu, manusia mendapatkan nikmat dari Allah swt harus dengan kesadaran dalam menggunakan nikmat itu agar ia dapat mensyukurinya. Bila ia lupa untuk bersyukur sementara telah banyak nikmat Allah yang datang padanya, maka akan dapat menimbulkan kesombongan dan kecongkakan dalam dirinya. Hal ini dikarenakan ia terlampau larut dalam nikmat tersebut, serta berpikir bahwa nikmat itu akan terus datang padanya. Di dalam Al Quran juga telah dikatakan bahwa, “Ketahuilah, sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas, karena dia melihat dirinya serba cukup.” (QS. Al Alaq: 6-7)

Nikmat yang tidak disyukuri itu justru semakin mencegah manusia untuk mencintai Allah swt. Bagaimana ia bisa mencintai Allah swt bila ia tidak beryukur pada-Nya? Oleh karena itulah Al Quran senantiasa mengingatkan dan menekankan manusia untuk bisa membuka hati dan pikiran agar senantiasa menyadari nikmat-nikmat Allah serta mensyukurinya.

Segala hal yang dijadikan Allah swt di muka bumi ini yang berupa nikmat dan rizki adalah suatu peringatan dari Allah swt. Kesombongan akibat lupa bersyukur hanya akan membawa manusia kepada kejahatan/keburukan.  Salah satu jalan untuk mencintai Allah swt adalah dengan bersyukur kepada-Nya. Bila manusia lupa untuk bersyukur, ingatlah selalu bahwa semua itu datangnya dari Allah swt. Ingatkanlah meraka akan jasa-jasa Allah swt. Sungguh apabila kita selalu  mengingat Allah swt, kita akan mencintai Allah swt. Allah swt pun akan selalu mencintai kita. Allah swt berfirman: “Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Ali Imran: 31)

Senin, 18 April 2011

FAMILY RAYA TABALIEK

Family Raya Tujuan Bangko Terbalik di Panorama I
 Publish : balaipandan komunitas ,Senin, 18/04/2011 - 13:45 WIB 
foto bus terbalik di panorama
Sekitar pukul 13.00 WIB Bus Family Raya  dengan nomor Polisi BH 3436 FA tujuan  Padang-Bangko terbalik di Panorama I, akibatnya puluhan penumpang Bus tersebut mengalami luka berat  dan ringan . Terbaliknya bus tersebut membuat kemacetan di kawasan tersebut.
Hingga pukul 13.50 WIB, berdasar pantauan padang-today.com supir bus masih belum diketahui nasibnya. Kondisi mobil setelah kecelakaan ini dalam kondisi terbalik. Hingga saat ini belum diketahui apa penyebab terbaliknya Bus ini. Saat ini polisi sedang berusaha apa penyebab kecelakaan ini terjadi.
Terlihat di lokasi mobil ini terbalik sendiri tanpa ada lawan. Sementara itu saat ini selain berusaha mencari korban pihak kepolisisan juga sedang sibuk meneyelamatkan penumpang yang masih terjebak dalam Bus.
Korban yang sudah berhasil dikeluarkan dari bus saat ini di larikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan.
Diketahui di lokasi kejadian jumalah penumpang Bus sekitar 30 orang.[]

Minggu, 10 April 2011

SAJARAH SUKU JAMBAK

Salah satu kelemahan dalam menulusuri jejak sejarah diminangkabau adalah tentang sumber yang tidak otentik atau sumber yang kebenarannya secara ilmiah diragukan, akan tetapi dalam hal lain komunitas minangkabau sendiri merupakan kumpulan masyarakat yang sangat unik dalam memelihara sejarah mereka, walaupun sejarah tentang hikayat apapun dinegeri ini tidak pernah ditulis secara sistemais dalam satu literatur tertentu akan tetapi pendahulu atau nenek moyang orang Minang mewarisi cerita-cerita yang berkembang dimasyarakat melalui kaba dari mulut kemulut. Kaba ini sangat popular ditengah masyarakat Minang dengan TAMBO ALAM MINANGKABAU.

Tidak jauh berbeda dengan sejarah suku2 yang ada diMinangkabau termasuk sejarah tentang eksistensi suku Jambak yang berkembang disemua pelosok yang ada negeri ini, Merupakan suatu hal yang terkait dengan sejarah perjalanan suku tersebut tidak dapat dipetik dari satu sumber tertentu yang otentitasnya dapat dipercaya, akan tetapi dari perjalanan saya kebeberapa wilayah diSumaterabarat sampai ke Riau daratan dan Jambi ada beberapa kesimpulan yang dapat dipetik dari perjalanan panjang tersebut ditambah dengan beberapa refensi yang tertuang dari karya ilmiah tentang Minangkabau dan artikel-artikel media masa.

Pada awalnya terbentuknya suku diMinangkabau diyakini banyak penduduk Minang bersumber dari dua suku yaiu Koto Piliang dan Bodi Caniago, karena pertambahan jumlah penduduk dan banyaknya berdiri kampuang-kampuang baru dinegeri ini ditambah dengan pengembangan budaya yang muncul dari masing-masing nagari waktu itu, mulailah kelompok suku tersebut terpecah kepada beberapa bahagian menurut garis keturunan ibu. Diantaranya adalah Koto Piliang berkembang menjadi suku Koto dan suku Piliang, begitu juga dengan Bodi Caniago berkembang jadi suku Bodi dan suku Caniago dan suku-suku tersebut terus berkembang sampai menjadi puluhan bahkan ratusan suku.

Perkembang wilayah di Minangkabau dari taratak yang akhirnya menjelma jadi Koto, maka seiring dengan itu berkembang pulalah suku-suku yang ada, dimana asal muasalnya adalah dua suku besar tersebut.

Berbeda dengan keberadaan suku Jambak di Minangkabau bahwa kehadiran suku ini tidak berakar pada dua suku yang ada sebelumnya akan tetapi suku Jambak merupakan suku pengembara yang datang dari tanah Tiongkok. Kehadiran suku dari tanah seberang tersebut sampai menyebar ke wilayah daratan Minangkabau.

Wilayah pertama yang mereka kunjungi adalah daerah Agam tetapnya di Koto Tuo Balaigurah Ampek Angkek. Ada satu kampuang kecil disana dihuni oleh sekelompok suku yang datang dari Turkistan (Bekas Unisovyet), penduduk yang tinggal diwilayah Koto Tuo tersebut adalah cikal bakal lahir suku Sikumbang. Orang sikumbang masih satu bangsa dengan pendatang yang ada di Luak Nan Tuo akan tetapi mereka berbeda keturunan dan tidak satu tampek hinggok, artinya bangsa Turkistan yang datang kewilayah Sumaterta sebahagian ke Tanah Data sebahagian kecil ke Tanah Agam (Koto Tuo Balai Gurah).

Kebiasaan orang tiongkok yang melakukan pengembaraan dengan system ekspansi itu terjadi di Koto Tuo, Kelompok yang mengembara tersebut dikenal dengan turunan suku Champa, mereka datang dengan seorang pimpinan Raja perempuan yang bernama Hera Mong Champa. Satu riwayat mengatakan Hera Mong Champa datang dari Mongolia, pendapat lain mengatakan dari Siam (Thailand). Mereka datang dengan berpakaian serba merah dengan umbul-umbul yang berlambang harimau dan ini juga cikal bakal lambang Kabupaten Agam dengan harimaunya serta sirah benderanya.

Hera Mong Champa adalah sosok yang sangat kejam dan sangat konsisten dengan aturan, bahkan dia pernah membunuh sendiri anak laki-lakinya karena melanggar aturan dalam suku mereka. Kekejaman suku Hera Mong Champa ini akhirnya melegenda sampai saat ini, hal tersebut dapat kita dengar ketika orang-orang tua memarahi anaknya dengan lost control sering melontarkan kata-kata “Dicabiak Harimau Campo Lah Ang Baa”. Artinya keganasan Hera Mong Champa akhirnya menjelma dengan sebutan Harimau Campo.

Orang Tiongkok pada waktu itu mempunyai kebiasaan berperang, kedatangan mereka di ranah Koto Tuo pun dilakukan dengan peperangan. Dari perjalanan panjang suku Champa di tanah Agam akhirnya membuahkan hasil dengan menyingkirnya penduduk yang mendiami Koto Tuo sebelumnya dan mereka hidup berkembang diwilayah tersebut sampai menyebar kebeberapa daerah diMinangkabau.

Sebahagian pendapat mengatakan penduduk yang mendiami Koto Tuo sebelum bangsa Tiongkok datang diperbolehkan tinggal didaerah asal mereka dengan sarat mengikuti aturan-aturan orang Champa dan sebahagian pindah ke daerah Kayu Tanam Pariaman dan kelompok ini yang berkembang menjadi Suku Sikumbang di Pariaman sampai ke wilayah Pesisir Selatan. Artinya Suku Sikumbang bukan bahagian dari Suku Bodi Caniago Maupun Koto Piliang hanya saja sama-sama kaum yang datang dari daerah yang sama yaitu Turkistan.

Jauh sebelum dikenalnya nama Minangkabau, kehadiran suku Champa sudah menyebar diwilayah Agam setelah mereka mengalah kan para pengembara Turkistan, menurut satu cerita keberadaan suku camapa ditanah Agam terjadi sebelum pindahnya kaum Koto Piliang ke Luak Limo Puluah Koto, itu makanya tanah Agam dikenal sebagai Luak nan tangah.

Karena proses panjang eksistensi pengikut Hera Mong Champa di tanah Agam, terjadilah perubahan sebutan dari suku Champa menjadi suku Jambak, sama halnya dengan kisah Payokumbuah yang konon berasal dari kata Payau Kumuah.

Pemekaran wilayah pertama oleh suku Jambak adalah ke daerah Panampuang (salah satu nagari di Kec. Ampek Angkek) dan setelah itu menyebar sampai keseluruh wilyah lainnya. Saya pernah menemui ada sekelompok masyarakat dengan mayoritas suku jambak di Pasaman dan di Lubuak Aluang Pariaman, bahkan sampai ke daerah Bangkinang serta Taluak Kuantan.

Kabiasaan suku jambak diantaranya adalah
1. Mereka suka hidup berkelompok sesama orang jambak.
2. Apabila melakukan kegiatan manaruko atau membuka lahan baru, maka wilyah tersebut diberi nama sesuai dengan nama suku mereka, tidak heran kalau disetiap wilayah yang ada di Sumatera Barat ada kampuang dengan sebutan kampuang jambak.
3. Secara genetic mereka pada saat usia lanjut mengidap penyakit tuli.
4. Dalam masyarakat suku ini lebih banyak menurut dan lebih banyak diam artinya tidak suka neko-neko.
5. Hal yang diluar nalar kita adalah apabila melakukan pesta sering datang hujan, konon cerita ini adalah persumpahan Hera Mong Champa ketika kemarau panjang yang melanda daerah mereka. Sehingga memohon pada Tuhan agar diturunkan hujan pada saat butuh hujan dan kebetulan waktu itu mereka sangat butuh hujan karena akan melaksanakan pesta.

Berkembangnya suku Jambak juga sama sepeti suku-suku yang berkembang di Luak Tanah Data, suku Jambak juga berkembang menjadi beberapa bahagian. Menurut pendapat yang paling kuat adalah suku Jambak berkembang menjadi empat suku sekalipun ada yang berpendapat suku Jambak berkembang menjadi tujuh suku, ini juga disitilahkan dengan Jambak Tujuah Janjang, akan tetapi yang baru saya temui turunan suku Jambak baru empat nama lain.

Salah satu suku jambak yang berkembang adalah:
1. Suku Salo
2. Suku Kateanyia
3. Suku Harau
4. Suku Patopang

Sakitu dulu dari ambo
Kok ado salah jo gawa
Talabiah takurang pado Allah ambo minta maaf pada nan banyak ambo minta ampun
Wassalam


publish by Balaipandan komunitas..11-04-11

Sabtu, 09 April 2011

Pembunuhan Yang Terjadi Hari Kamis kemaren di Sawah Tapi, Guek Cegak

Insiden tewasnya Andi Palembang, pria yang diduga pencuri--perampok dan telah meresahkan Kecamatan Lembangjaya di Jorong Pakan Kamih Batu Karak, Nagari Sawah Tapi, Kamis (7/4), membuahkan episode baru bagi pemuda setempat. Kendati Andi Palembang menghembuskan nafas terakhirnya di tangan warga, jajaran Polres Solok memeriksa para pemuda yang ikut dalam kejadian itu. Pemeriksaan tersebut untuk mencari siapa pelaku pembunuhan terhadap pria yang dikuburkan di LUbuklinggu, Sumsel tersebut. 

Kapolres Solok AKBP Ali Absar ketika dihubungi Padang Ekspres menuturkan, jajarannya tengah memeriksa sekitar 50-an orang pemuda di Jorong Pakan Kamih Batu Karak, Nagari sawahtapi, Kecamatan Lembangjaya. Pemeriksaan itu untuk meminta keterangan pada pemuda atas asal muasal terjadinya insiden perkelahian yang berujung pada kematian "Sumando" Sawahtapi itu. 

"Kini kita berkonsentrasi untuk mencari pelaku pembunuhan itu. Setelah itu baru dikembangkan ke yang lain," ujar Ali Absar di balik ponselnya, kemarin.

Pemeriksaan 50-an pemuda yang diduga melakukan pengroyokan itu membuat aparat Polres Solok kesulitan mencari pelakunya. Sebab, kejadian itu tak ada orang yang melihat secara jelas dan tidak ada pula dokumentasinya. Sehingga sedikit menyulitkan petugas. "Pemuda itu sangat kooperatif untuk diperiksa," lanjut SMA 7 Bandung itu. 

Dikatakannya Ali Absar, Andi Palembang memang termasuk target operasi (TO) yang diduga terkait pada kasus perampokan bersenjata api di Bukiksileh, Kecamatan Lembangjaya, beberapa waktu lalu. Akan tetapi pengejaran itu terhenti setelah ditemukan Andi Palembang tewas di tangan warga. 

Menyoal kasus perampokan di Bukiksileh itu, Ali Absar mengaku masih belum mendapatkan titik terang atas kasus tersebut. Sebab, beberapa orang yang diduga terkait dalam kawanan perampokan itu tak berada di Solok. 
"Tempo hari kita sempat mencium salah satu pelakunya tinggal di Singkarak. Tapi setelah diburu ternyata orang dimaksud sudah keburu kabur. Jadi kini kita tunggu perkembangan terbaru dan terus memburu kemungkinan terdapatnya titik terbaru," tandas pamen dua melati itu.

Tewasnya Andi Palembang bermula perkelahiannya dengan salah seorang pemuda Jorong Pakankamih yang melihatnya melakukan pencurian. Kala itu, Andi Palembang mengancam membunuh pemuda tersebut. Pada perkelahian itu, pemuda tersebut mengalai luka di lengan akibat luka sabetan cerulit milik Andi Palembang.

Melihat rekannya terluka oleh Andi Palembang, pemuda Jorong Pakan Kamih lainnya mengejar Andi Palembang. Pengejaran tersebut berujung pada pengeroyokan dan akhirnya sumando Sawahtapi asal Lubuklinggau itu mengalami luka benda tumpul dan keras di bagian punggung, dada, leher, kepala dan lain sebagainya. Luka itu membuat Andi Palembang meregang nyawa. []







Sumber Padang Today
Publish balaipandan kominutas

Rabu, 06 April 2011

PROFILE Sanjay K. Jha, PEMIMPIN PERUSAHAAN DENGAN GAJI TERMAHAL (Rp. 1.052 T/TH)


Sanjay K. Jha

 

Pejabat Ketua Dewan dan Kepala Eksekutif

Motorola Mobilitas Holdings, Inc

Libertyville, IL

Sektor: TEKNOLOGI / Layanan Komunikasi Diversifikasi

Officer sejak Agustus 2008
47 Tahun
Dr Jha menjabat sebagai Ketua Motorola Mobilitas Holdings, Inc sejak Desember 2010 dan sebagai Chief Executive Officer Motorola Mobilitas Holdings, Inc dan Motorola Mobilitas, Inc sejak Juni 2010. Dari bulan Agustus 2008 sampai Januari 2011, Dr Jha menjabat sebagai Direktur dan Co-Chief Executive Officer Motorola, Inc dan Chief Executive Officer Mobile Devices dan bisnis Rumah dengan tanggung jawab untuk bisnis Home sejak Februari 2010. Sebelum bergabung dengan Motorola, Inc, Dr Jha menjabat sebagai Executive Vice President dan Chief Operating Officer Qualcomm, Inc dari Desember 2006 sampai dengan Agustus 2008. Dr Jha juga menjabat sebagai Executive Vice President dan President Qualcomm CDMA Technologies (QCT), Qualcomm s chipset dan divisi perangkat lunak?, Dari Januari 2003 sampai Desember 2006. Dalam lima tahun terakhir, Dr Jha sebelumnya menjabat sebagai direktur dari Motorola, Inc


Sumber Forbes
Publis balaipandan komunitas

Senin, 04 April 2011

CARA HIDUP SEHAT ALA RASULULLAH S.A.W

CARA HIDUP SEHAT ALA RASULULLAH S.A.W


Sehat adalah salah satu ni’mat yang diberikan oleh Allah kepada hambanya… dengan ni’mat sehat kita bisa melakukan segala aktivitas. Dengan ni’mat ini juga lah kita bisa beribadah kepada Allah.. konon, Rasulullah hanya dua kali sakit. yaitu tatkala menerima wahyu pertama. ketika itu beliau mengalami ketakutan yang sangat karena malaikat jibril menampakkan wujud aslinya sehingga menimbulkan demam hebat. Yang satunya lagi menjelang beliau wafat.Saat itu beliau mengalami sakit yang sangat parah, hingga akhirnya meningg
Dari situ kita bisa mengambil kesimpulan bahwasanya rasulullah mempunyai fisik sehat dan daya tahan luar biasa. padahal kita tau di jazirah Arab sana cuacanya sangat panas, tandus dan kurang bersahabat. Siapa pun yang mampu bertahan puluhan tahun dalam kondisi tersebut, plus berpuluh kali peperangan yang dijalaninya, pastilah memiliki daya tahan tubuh yang hebat.
Mengapa Rasulullah SAW jarang sakit? Pertanyaan ini menarik untuk dikemukakan. Secara lahiriah, Rasulullah SAW jarang sakit karena mampu mencegah hal-hal yang berpotensi mendatangkan penyakit. Dengan kata lain, beliau sangat menekankan aspek pencegahan daripada pengobatan. Jika kita telaah Alquran dan Sunnah, maka kita akan menemukan sekian banyak petunjuk yang mengarah pada upaya pencegahan. Hal ini mengindikasikan betapa Rasulullah SAW sangat peduli terhadap kesehatan. Dalam Shahih Bukhari saja tak kurang dari 80 hadis yang membicarakan masalah ini. Belum lagi yang tersebar luas dalam kitab Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Tirmidzi, Baihaqi, Ahmad, dsb.
Ada lima cara Rasulullah menjaga kesehatan
Pertama, selektif terhadap makanan. Tidak ada makanan yang masuk ke mulut beliau, kecuali makanan tersebut memenuhi syarat halal dan thayyib (baik). Halal berkaitan dengan urusan akhirat, yaitu halal cara mendapatkannya dan halal barangnya. Sedangkan thayyib berkaitan dengan urusan duniawi, seperti baik tidaknya atau bergizi tidaknya makanan yang dikonsumsi. Salah satu makanan kegemaran Rasul adalah madu. Beliau biasa meminum madu yang dicampur air untuk membersihan air lir dan pencernaan. Rasul bersabda, “Hendaknya kalian menggunakan dua macam obat, yaitu madu dan Alquran” (HR. Ibnu Majah dan Hakim).
Kedua, tidak makan sebelum lapar dan berhenti makan sebelum kenyang. Aturannya, kapasitas perut dibagi ke dalam tiga bagian, yaitu sepertiga untuk makanan (zat padat), sepertiga untuk minuman (zat cair), dan sepertiga lagi untuk udara (gas). Disabdakan. ”Anak Adam tidak memenuhkan suatu tempat yang lebih jelek dari perutnya. Cukuplah bagi mereka beberapa suap yang dapat memfungsikan tubuhnya. Kalau tidak ditemukan jalan lain, maka (ia dapat mengisi perutnya) dengan sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiganya lagi untuk pernafasan” (HR Ibnu Majah dan Ibnu Hibban).
Ketiga, makan dengan tenang, tumaninah, tidak tergesa-gesa, dengan tempo sedang. Apa hikmahnya? Cara makan seperti ini akan menghindarkan tersedak, tergigit, kerja organ pencernaan pun jadi lebih ringan. Makanan pun bisa dikunyah dengan lebih baik, sehingga kerja organ pencernaan bisa berjalan sempurna. Makanan yang tidak dikunyah dengan baik akan sulit dicerna. Dalam jangka waktu lama bisa menimbulkan kanker di usus besar.
Keempat, cepat tidur dan cepat bangun. Beliau tidur di awal malam dan bangun pada pertengahan malam kedua. Biasanya, Rasulullah SAW bangun dan bersiwak, lalu berwudhu dan shalat sampai waktu yang diizinkan Allah. Beliau tidak pernah tidur melebihi kebutuhan, namun tidak pula menahan diri untuk tidur sekadar yang dibutuhkan. Penelitian Daniel F Kripke, ahli psikiatri dari Universitas California menarik untuk diungkapkan. Penelitian yang dilakukan di Jepang dan AS selama 6 tahun dengan responden berusia 30-120 tahun mengatakan bahwa orang yang biasa tidur 8 jam sehari memiliki resiko kematian yang lebih cepat. Sangat berlawanan dengan mereka yang biasa tidur 6-7 jam sehari. Nah, Rasulullah SAW biasa tidur selepas Isya untuk kemudian bangun malam. Jadi beliau tidur tidak lebih dari 8 jam.
Cara tidurnya pun sarat makna. Ibnul Qayyim Al Jauziyyah dalam buku Metode Pengobatan Nabi mengungkapkan bahwa Rasul tidur dengan memiringkan tubuh ke arah kanan, sambil berzikir kepada Allah hingga matanya terasa berat. Terkadang beliau memiringkan badannya ke sebelah kiri sebentar, untuk kemudian kembali ke sebelah kanan. Tidur seperti ini merupakan tidur paling efisien. Pada saat itu makanan bisa berada dalam posisi yang pas dengan lambung sehingga dapat mengendap secara proporsional. Lalu beralih ke sebelah kiri sebentar agar agar proses pencernaan makanan lebih cepat karena lambung mengarah ke lever, baru kemudian berbalik lagi ke sebelah kanan hingga akhir tidur agar makanan lebih cepat tersuplai dari lambung. Hikmah lainnya, tidur dengan miring ke kanan menyebabkan beliau lebih mudah bangun untuk shalat malam.
Kelima, istikamah melakukan saum sunnat, di luar saum Ramadhan. Karena itu, kita mengenal beberpa saum sunnat yang beliau anjurkan, seperti Senin Kamis, ayyamul bith, saum Daud, saum enam hari di bulan Syawal, dsb. Saum adalah perisai terhadap berbagai macam penyakit jasmani maupun ruhani. Pengaruhnya dalam menjaga kesehatan, melebur berbagai berbagai ampas makanan, manahan diri dari makanan berbahaya sangat luar biasa. Saum menjadi obat penenang bagi stamina dan organ tubuh sehingga energinya tetap terjaga. Saum sangat ampuh untuk detoksifikasi (pembersihan racun) yang sifatnya total dan menyeluruh.
Selain lima cara hidup sehat ini, masih banyak kebiasaan Rasulullah SAW yang layak kita teladani. Dalam buku Jejak Sejarah Kedokteran Islam, Dr Ja’far Khadem Yamani mengungkapkan lebih dari 25 pola hidup Rasul berkait masalah kesehatan, sebagian besar bersifat pencegahan. Di antaranya cara bersuci, cara ”memanjakan” mata, keutamaan berkhitan, keutamaan senyum, dsb.
Yang tak kalah penting dari ikhtiar lahir, Rasulullah sangat mantap dalam ibadah ritualnya, khususnya dalam shalat. Beliau pun memiliki keterampilan paripurna dalam mengelola emosi, pikiran dan hati. Penelitian-penelitian terkini dalam bidang kesehatan membuktikan bahwa kemampuan dalam memenej hati, pikiran dan perasaan, serta ketersambungan yang intens dengan Dzat Yang Mahatinggi akan menentukan kualitas kesehatan seseorang, jasmani maupun ruhani.


Publish by Balaipandan Komunitas
april 5-2011

SAPULUAH TIPS UNTUK MENIKMATI HIDUP

Apakah anda mulai jenuh dengan rutinitas dan lebih ingin menikmati hidup? Berikut beberapa hal yang bisa anda coba:

1. Tertawa. Pernahkah anda tertawa lepas bebas? Sekali-kali cobalah untuk tertawa lepas. Tertawa itu baik untuk kesehatan dan cara ampuh untuk menjadi lebih relaks. Jika sulit tertawa, sewa film paling lucu menurut rekomendasi, dan bebaskan diri anda tertawa hari ini..

2. Cara lain ialah dengan komunikasi dengan kerabat. Sudah berapa lama anda tidak membuat janji dengan sahabat lama anda. Atau sudah berapa lama anda tidak bertemu dengan sepupu dekat anda? Buat janji dengan mereka dan kejar waktu yang terhilang.

3. Bertanya dan berguru. Kadang dalam keadaan jenuh, kita membutuhkan orang yang lebih tua, lebih berpengalaman dan lebih bijaksana untuk diajak tukar pikiran dan membantu menjernihkan jalan pikiran kita yang sudah ruwet. Karena itu, temuilah pemimpin agama anda misalnya, untuk memberi masukan dan menjawab beberapa pertanyaan yang memenuhi benak anda selama ini. Bertanya juga tidak harus dengan benda bergerak. Anda bisa membeli buku yang bagus untuk didalami.

4. Buat sesuatu yang menyenangkan. Sekali-kali, lakukan sesuatu yang fun namun sangat jarang anda kerjakan. Pergi ke konser musik bersama teman-teman, pergi ke Dufan di hari sabtu, atau manjakan diri satu hari penuh di spa yang mewah. Pasti seru.

5. Menolong orang lain. Siapa sangka memberi bantuan pada orang lain adalah salah satu cara menikmati hidup. Dalam hidup ini, manusia tertipu oleh dunia dengan kebohongan bahwa lebih baik menerima daripada memberi. Padahal kebenarannya ialah sebaliknya. Tidak percaya? Coba saja. Sisihkan uang untuk pengemis tua yang biasa anda temui di jalan, atau kumpulkan baju bekas layak pakai anda dan bawa ke panti asuhan atau ke yayasan sosial, atau beli beberapa bungkus makanan dan bagikan kepada beberapa anak jalanan. Setelah itu, rasakan kenikmatan dibalik memberi dengan tulus dan hati yang gembira tentunya

6. Hibur orang lain. Sekali lagi prinsip memberi ada disini. Anda yang jenuh, tapi anda yang menghibur orang lain. Tapi jika anda melakukannya, maka anda sendiri bisa terhibur. HIbur orang lain dengan senyuman, dengan memberi sapaan selamat pagi atau mengucapkan terimakasih, memberi pujian, atau mendengar cerita singkatnya tentang kehidupan pribadinya.

7. Cari makan. Makanan bukan hanya untuk mengenyangkan perut saja, tapi untuk dinikmati. Sisihkan uang gaji anda bulan depan dan pakai untuk bersantap di resto paling oke di kota anda. Manjakan lidah anda sesekali. Makanan yang enak cukup ampuh untuk bisa melupakan rutinitas yang membosankan.

8. Cari teman curhat. Kadang orang jenuh dan tidak bisa menikmati hidup karena harus menanggung semua masalah hidup sendirian. Bukan karena tidak punya teman, tapi karena memilih untuk menyimpan semua sendirian. Padahal makin ditumpuk didalam, tubuh dan jiwa pun makin terbebani. Sebaiknya cari sahabat yang bisa dipercaya dan mulai curhat dengan mereka secara rutin. Membagi beban akan membuat hidup anda lebih hidup dan lebih rileks.

9. Ambil kursus. Mengambil kursus singkat tentang hal baru yang belum pernah anda pelajari sebelumnya adalah satu cara untuk membuat hidup anda variatif dan menambah percaya diri. Bahasa Prancis, memasak, menyetir atau membuat vas dari tanah liat adalah beberapa contohnya. Kalau malas sendirian, ajak teman dekat atau pasangan anda.

10. Dalami agama. Tidak ada cara terbaik untuk mengobati kejenuhan dan menikmati hidup selain mendekat kepada si pemilik segala kehidupan yaitu Tuhan. Renungkan kebaikanNya, beribadah setiap hari dan mengenal pribadiNya adalah jalan keluar yang paling sempurna.

Hidup ini tergantung lensa yang anda kenakan di mata anda ketika anda memandang kehidupan. Jika anda memilih untuk memakai kacamata yang baik dan positif, maka anda akan lebih menikmati hidup dan melihat segala sesuatu dengan baik walau dihalang oleh kejenuhan sekalipun.



Publish by Balaipandan Komunitas

Kamis, 31 Maret 2011

KOK ADO DARI AWAK NAN BA MINAT : Disbupar Kab.Solok akan Gelar Pemilihan Uda Uni


Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbupar) Kabupaten Solok bakal menggelar pemilihan Uda Uni tingkat Kabupaten Solok. Direncanakan, sebelum mencapai malam final tanggal 3 April 2011 yang digelar di Sport Hall Batu Batupang, Koto Baru, serangkain kegiatan audisi harus dilalui oleh calon Uda Uni Kabupaten Solok itu dari 30 sampai 31 Maret 2011.
‘’Kita ingin pemilihan Uda Uni tahun 2011 ini berlangsung menarik dan tampil beda dibanding penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya,’’ kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Solok Drs. Jasman, MM ketika memimpin rapat panitia penyelenggara Uda Uni tahun 2011 di Arosuka, Jumat (23/3).
Karena alasan tidak ingin kegiatan itu hanya sebagai pelepas tanya, Jasman mendesak seluruh panitia agar bekerja ekstra guna menampilkan hasil terbaik untuk kemajuan daerah Kabupaten Solok.
Didampingi Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Erizal, SE, MM, Kepala Bidang Seni dan Kebudayaan Ir. Edi Hasril menyebutkan, rangkaian pemilihan Uda Uni ini dimulai sejak proses pendaftaran, kemudian dilakukan karantina dan pemilihan pada malam final pada 3 April mendatang.
Jadwal pendaftaran dilakukan sejak Senin (21/3) sampai Rabu (30/3). Pada Kamis (31/4) langsung dilakukan audisi. ‘’Calon peserta dapat mendaftar langsung ke kantor Disbudpar Kabupaten Solok yang berlokasi di komplek kantor bupati di Arosuka pada jam kerja atau dapat juga melalui kantor-kantor camat di Kabupaten Solok,’’ kata Edi Hasril.
Kabid Seni dan Kebudayaan itu juga menyebutkan syarat calon peserta pemilihan Uda Uni Kabupaten Solok, pria atau wanita berusia 17 sampai 27 tahun dan belum menikah. Memiliki KTP asal Kabupaten Solok, berpenampilan menarik. Untuk pria, memiliki tinggi minimal 165 cm dan perempuan 160 cm.
Sektretaris Dinas Pariwisata yang juga sebagai Sekretaris Panitia Pemilihan Uda Uni Kabupaten Solok Erizal menuturkan, setelah melalui audisi nantinya akan dipilih 28 pasang peserta. Seterusnya peserta yang terjaring ini akan mengikuti proses karantina selama dua hari, 1 dan 2 April.
‘’Selama karantina, akan dibekali berbagai aspek kependidikan dan pengetahuan sebelum akhirnya disaring lagi menjadi 14 pasang untuk mengikuti pemilihan di Sport Hall Batu Batupang, Senin (3/4),’’ jelas Erizal.
Dengan terpilihnya peserta sebagai Uda Uni Kabupaten Solok nantinya, mereka kelak diproyeksikan menjadi duta Kabupaten Solok di tingkat provinsi. Sedangkan pemenang kedua dinobatkan sebagai duta wisata Kabupaten Solok.
Uda Uni dan duta wisata yang terpilih itu nantinya akan terikat kontrak selama satu tahun dan diberikan beasiswa untuk menjalani masa pendidikan. ‘’Peserta pemilihan Uda Uni Kabupaten Solok dapat juga diikuti juga oleh warga Kabupaten Solok yang tinggal di daerah lain, tetapi tetap memiliki KTP asal Kabupaten Solok,’’ papar Erizal. (402





Sumber : Singgalang Online 28-03-11
Publish by Balaipandan Komunitas

Rabu, 30 Maret 2011

Nan Paralu di Ketahui Untuk Hari Jumat Dan Malam Jum'at



Uraian keutamaan hubungan suami istri di atas sebenarnya sudah cukup menunjukkan pahala besar dalam aktifitas ranjang. Lalu adakah dalil khusus yang menunjukkan keutamaan melakukan jima' di hari Jum'at dengan pahala yang lebih berlipat?

Memang banyak pembicaran dan perbincangan yang mengarah ke sana bahwa seolah-olah malam Jum'at dan hari Jum'at adalah waktu yang cocok untuk melakukan hubungan suami-istri. Keduanya akan mendapatkan pahala berlipat dan memperoleh keutamaan khusus yang tidak didapatkan pada hari selainnya. Kesimpulan tersebut tidak bisa disalahkan karena ada beberapa dalil pendukung yang menunjukkan keutamaan mandi janabat pada hari Jum'at. Sedangkan mandi janabat ada dan dilakukan setelah ada aktifitas percintaan suami-istri.

Dari Abu Hurairah radliyallhu 'anhu, dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,

مَنْ اغْتَسَلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ غُسْلَ الْجَنَابَةِ ثُمَّ رَاحَ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَدَنَةً وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الثَّانِيَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَقَرَةً وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الثَّالِثَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ كَبْشًا أَقْرَنَ وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الرَّابِعَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ دَجَاجَةً وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الْخَامِسَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَيْضَةً فَإِذَا خَرَجَ الْإِمَامُ حَضَرَتْ الْمَلَائِكَةُ يَسْتَمِعُونَ الذِّكْرَ

"Barangsiapa mandi di hari Jum’at seperti mandi janabah, kemudian datang di waktu yang pertama, ia seperti berkurban seekor unta. Barangsiapa yang datang di waktu yang kedua, maka ia seperti berkurban seekor sapi. Barangsiapa yang datang di waktu yang ketiga, ia seperti berkurban seekor kambing gibas. Barangsiapa yang datang di waktu yang keempat, ia seperti berkurban seekor ayam. Dan barangsiapa yang datang di waktu yang kelima, maka ia seperti berkurban sebutir telur. Apabila imam telah keluar (dan memulai khutbah), malaikat hadir dan ikut mendengarkan dzikir (khutbah).” (HR. Bukhari no. 881 Muslim no. 850).

Para ulama memiliki ragam pendapat dalam memaknai "ghuslal janabah" (mandi janabat). Sebagaian mereka berpendapat bahwa mandi tersebut adalah mendi janabat sehingga disunnahkan bagi seorang suami untuk menggauli istrinya pada hari Jum'at. karena hal itu lebih bisa membantunya untuk menundukkan pandangannya ketika berangkat ke masjid dan lebih membuat jiwanya tenang serta bisa melaksanakan mandi besar pada hari tersebut. Pemahaman ini pernah disebutkan oleh Ibnu Qudamah dari Imam Ahmad bin Hambal rahimahullah dan juga disebutkan oleh sekelompok ulama Tabi'in. Imam al-Qurthubi berkata, "sesungguhnya dia adalah pendapat yang peling tepat." (Lihat: Aunul Ma'bud: 1/396 dari Maktabah Syamilah)

Pendapat di atas juga mendapat penguat dari riwayat Aus bin Aus radliyallah 'anhu yang berkata, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

مَنْ غَسَّلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَاغْتَسَلَ ثُمَّ بَكَّرَ وَابْتَكَرَ وَمَشَى وَلَمْ يَرْكَبْ وَدَنَا مِنْ الْإِمَامِ فَاسْتَمَعَ وَلَمْ يَلْغُ كَانَ لَهُ بِكُلِّ خُطْوَةٍ عَمَلُ سَنَةٍ أَجْرُ صِيَامِهَا وَقِيَامِهَا

"Barangsiapa mandi pada hari Jum'at, berangkat lebih awal (ke masjid), berjalan kaki dan tidak berkendaraan, mendekat kepada imam dan mendengarkan khutbahnya, dan tidak berbuat lagha (sia-sia), maka dari setiap langkah yang ditempuhnya dia akan mendapatkan pahala puasa dan qiyamulail setahun." (HR. Abu Dawud no. 1077, Al-Nasai no. 1364, Ibnu Majah no. 1077, dan Ahmad no. 15585 dan sanad hadits ini dinyatakan shahih)

Menurut penjelasan dari Syaikh Mahmud Mahdi Al-Istambuli dalam Tuhfatul 'Arus, bahwa yang dimaksud dengan mandi jinabat pada hadits di atas adalah melaksanakan mandi bersama istri. Ini mengandung makna bahwa sebelumnya mereka melaksanakan hubungan badan sehingga mengharuskan keduanya melaksanakan mandi. Hikmahnya, hal itu disinyalir dapat menjaga pandangan pada saat keluar rumah untuk menunaikan shalat Jum'at. Adapun yang dimaksud dengan bergegas pergi menuju ke tempat pelaksanaan shalat Jum'at pada awal waktu, adalah untuk memperoleh kehutbah pertama. (Lihat: Tuhfatul Arus dalam Edisi Indonesia Kado Perkawinan, hal. 175-176) Wallahu a'lam.